Mungkin sudah kodrat manusia berbagi dengan sesama, kalau kita merasa mendapatkan sesuatu yang berharga, kita seringkali membagikan kepada yang lain. Sejak menggunakan blackberry, saya seringkali mendapatkan sharing dari kawan-kawan soal tips, nasehat, pengumuman atau bahkan peringatan. Indahnya berbagi... demikian slogannya.
Hal yang seringkali timbul adalah sharing dari bbm yang niatnya baik ini - anggap saja baik, ini kemudian disampaikan dengan cara yang tidak baik. Biasanya mengandung unsur agama tertentu, menggunakan kalimat-kalimat yang memaksa kita yang membaca untuk membagikan kepada yang lain.
Buat saya ini sangat konyol.
Barusan dapat sharing dari kawan, saya tahu yang dia sharing bukan dia yang bikin, dia hanya meneruskannya saja. Kalimat penutupnya adalah :
Sampaikanlah kepada orang lain, maka ini akan menjadi shadaqah jariyah pada setiap orang yang anda kirimkan pesan ini.
Dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka kamu juga akan mendapat pahalanya sampai hari kiamat. Kenapa kita tidur kalau Allah memanggil?
Tapi sanggup tahan mengantuk saat menonton film selama 3 jam?
Kenapa kita senang sekali mengabaikan pesan dari Allah?
Tapi kita sanggup memforward pesan yang aneh-aneh?
Apakah anda akan memforward pesan ini?
Apakah anda akan mengabaikan pesan ini karena takut ditertawakan orang lain?
Allah berkata " Jika kamu menyangkal Aku didepan teman-temanmu, Aku akan menyangkal kamu pada saat hari penghakiman.
Ini semacam surat berantai yang saya terima ketika saya masih duduk di sekolah dasar. Teman-teman di sekolah saya sempat ketakutan dengan adanya surat berantai itu, hingga pak guru pengajar pendidikan agama saat itu, perlu menjelaskan di kelas untuk mengabaikan surat berantai itu.
No comments:
Post a Comment